Community of Kodya Madiun

Community of Kodya Madiun

15 December 2006

Ngawi Kembali Diterjang Lesus

Mlebu Neng: Ngawi
Radar Madiun 
Rabu, 13 Des 2006
Ngawi Kembali Diterjang Lesus
 
NGAWI — Selama sebulan terakhir, sudah tiga kali wilayah Karangjati, Kabupaten Ngawi, diamuk angin lesus. Terjangan beruntun terjadi di Desa Jatipuro, yakni pada Jumat dan Minggu sore sekitar pukul 15.30.

Amuk angin pada hari Minggu itu, selain Jatipuro, Desa Dungmiri ikut kena amuk angin. Kejadian-kejadian puting beliung ini membuat genting rumah warga beterbangan. Musibah hari Jumat di Jatipuro menimpa warga Dusun Jati dan Dusun Treteg. Sekitar 60 rumah warga Jati gentingnya beterbangan (baca juga Kisah Dami; Janda Tiga Anak yang Kehilangan Rumah Akibat Lesus di Karangjati).

Demikian pula sekitar 75 rumah lainnya di Dusun Tretek. Tower PT PLN, gudang tembakau kosong, kantor KUD Jatipuro dan teras gedung TK setempat, gentingnya juga ikut rusak. "Belum sempat melaporkan angin lesus pada Jumat itu, hari Minggu sore sudah terkena lagi," kata Basiran, Kepala Urusan Pemerintahan Desa Jatipuro, kemarin.

Aparat desa Jatipuro usai mendata kerusakan memang berencana melaporkannya pada hari Senin. Namun siapa sangka, Minggu sore kembali hujan besar-besar disertai hembusan angina yang kuat kembali menerjang. Kali ini salah satu rumah warga Jatipuro bernama Jimun, 55 tahun, dari Dusun Jati ambruk.

Walau kali ini tak banyak rumah warga ikut jadi korban namun pohon peneduh dan tanaman kebun banyak yang tumbang. Terjangan angin di Karangjati itu juga merembet ke Desa Dungmiri. Menurut warga, hujan disertai angin berasal dari arah selatan dan berputar-putar membalikkan genting serta menumbangkan pepohonan.

Di Dusun Dungmiri I, ada 3 rumah yang rusak berat. Masing-masing milik Dami, 36, Herlan, 60, dan rumah Bakri, 32. Selain itu, di dusun ini juga terdapat 32 rumah lainnya rusak ringan. Kemarin, warga setempat bergotong royong membenahi rumah yang rusak. Bantuan tenaga datang dari Koramil dan Polsek Karangjati.

Sementara hingga siang kemarin, Dinas Sosial dan pihak kecamatan baru mendata jumlah kerugian. Wabup Ngawi H. Budi Sulistiyono sekitar pukul 14.00 datang ke Dungmiri guna menyerahkan bantuan pribadi.

Sekretaris Desa Dungmiri, Suwanto menyatakan, warga yang rumahnya rusak akibat terjangan angin terpaksa menginap di rumah kerabat dan tetangga terdekat. "Kami berharap segera ada uluran bantuan meringankan beban warga," katanya. (ari)

28 November 2006

Masalah UKM

Mlebu Neng: Kabeh

Radar Madiun
Sabtu, 25 Nov 2006
UMK Kota Madiun Kalah dengan Magetan

MADIUN - Meski usulan Upah Minumum Kota (UMK) untuk Kota Madiun tahun 2007 mendatang kenaikannya cukup tinggi, tetapi ternyata masih kalah dengan Kabupaten Magetan. Kota Madiun, hanya menduduki peringkat kedua setelah Magetan, jika dibandingkan dengan daerah lain se Eks Karesidenan Madiun. Kota Madiun, untuk tahun 2007 UMK diusulkan naik menjadi Rp 464.750, sedangkan Magetan mencapai Rp 596.000. Disusul Kabupaten Ngawi Rp 460.000 dan Madiun, Pacitan, Ponorogo sebesar Rp 450.000/bulan.

Sak teruse…

Pripun P’ Guru Kulo Niki

Mlebu Neng: Magetan

Radar MAdiun
Selasa, 28 Nov 2006
Dinilai Janggal, Tolak Uang SPPD

MAGETAN — Ratusan guru yang tergabung dalam tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) ramai-ramai menolak uang perjalanan dinas. Mereka menilai ada kejanggalan dalam pemberian uang perjalanan dinas pelatihan peningkatan mutu yang diikuti sekitar 200 guru SMP se-Magetan.

Sak teruse…

Gubernur Kecewakan Masyarakat Ngawi

Mlebu Neng: Ngawi

Radar Madiun
Selasa, 28 Nov 2006
Gubernur Kembali Kecewakan Masyarakat Ngawi

Rencana Hadiri Hari Pangan Sedunia Dibatalkan
NGAWI - Persiapan rencana kedatangan Gubernur Jatim Imam Utomo Selasa, 28 November ini, muspro. Kemarin, seluruh pesanan yang berkaitan upacara peringatan Hari Pangan Sedunia tingkat Jatim yang rencananya dilakukan di Ngawi dan dihadiri Imam Utomo harus dibatalkan. Pemkab Ngawi pun harus merugi puluhan juta rupiah akibat pembatalan kunjungan orang nomor satu Jatim itu.

Sak teruse…

Foto Halal Bi Halal Exs Karisidenan Madiun

Mlebu Neng: Kabeh

Sak teruse…

26 November 2006

Ada apa dengan milis Ngawi

Mlebu Neng: Ngawi
Mas Edy yang merupakan salah satu moderator milis wong_ngwai, kemungkinan masih sibuk dengan kerjaannya. Makanya touble yang ada di milis ngawi blm kita ketahun, se waktu saya cek memang dalam keadaan tidak aktif, ini karena apa saya blm tau. Saya akan bantu menanyakan ke Mas Edynya..emoticon
Sak teruse…

23 November 2006

Dawet Suronatan

Mlebu Neng: Madiun

Hari ini tanggal 23 Madiun di Shut lagi, masalah makanan lagi heheheh emoticon , televisi tersebut memberikan informasi tentang Dawet Suronatan. Saya sendiri malah belum pernah mencicipin dawet ini bagaimana rasanya, kayaknya enak juga yah.. wong sampek Ibu Presiden kita mampir untuk minum dawet ini. Kalo komentar saya sendiri belum bisa yah karena belum merasakannya hhihihih…

Mau tau singgahnya Ibu Presiden beli Dawet Suronatan Madiun : 

Sak teruse…

22 November 2006

Undangan Halal bihalal 2

Mlebu Neng: Kabeh


 

 

 

 

 

Seperti sebelumnya yang sudah saya posting di Undangan Halal Bi Halal Postingan ini akan melanjutkan undangan yang sebelumnya. Saya akan upload sesuai undangan yang telah di kirim P’ Freddy AR (milis MC).
Sak teruse…

Nasi Jotos

Mlebu Neng: Madiun
Pagi hari ini tgl 22/11/06 Jam 09:00 Madiun di shut lagi oleh salah satu tayangan televisi swasta. Yang mengambil topik salah satu makanan di Madiun, yaitu Nasi Jotos yang dianggap salah satu makanan khas Madiun.
Menurut saya makanan itu lebih cocok kalau disebut Nasi Unik, karena model makanan ini juga pernah saya jumpai di Magetan dengan nama " Nasi Jotos " dan di Solo dengan sebutan lain yaitu " Nasi Kucing ", mungkin ini lebih ke penamaan terhadap sesuatu benda. Kebudayaan Indonesia umumnya dan Jawa khususnya ini sering terjadi penamaan terhadap sesuatu barang yang sama dengan nama yang berbeda. Contohnya : pesawat terbang => sering disebut montor mabur, plain dll.
 

Sak teruse…

21 November 2006

Hanya Rp 4,75 Juta per Orang

Mlebu Neng: Ngawi

RADAR MADIUN

Selasa, 21 Nov 2006
Hanya Rp 4,75 Juta per Orang

NGAWI - Masyarakat Ngawi mestinya segera dapat menikmati kedekatan dengan wakil rakyatnya. Pasalnya, Panitia Musyawarah (Panmus) DPRD Ngawi sudah mengamanatkan pada para anggota dewan untuk segera melakukan reses sesuai daerah pemilihan (dapil). "Keputusan Panmus DPRD yang terakhir, reses dilakukan selama Desember ini," kata Sugito, anggota DPRD Ngawi.
Sak teruse…

«« Ngarep  • Mburi »»

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Riosoft