Community of Kodya Madiun :: Angin Puting Beliung : : March : : 2007

Community of Kodya Madiun

12 March 2007

Angin Puting Beliung

Mlebu Neng: Magetan

Sabtu, 10 Mar 2007
Magetan Diamuk Angin Puyuh Lagi

MAGETAN - Angin puting beliung akibat pengaruh tekanan rendah Siklon Tropis George di selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) atau daerah barat laut Australia, tampaknya masih terus mengancam wilayah Magetan, terutama kawasan Panekan. Buktinya, dalam tiga hari berturut-turut terus memakan korban.

Kemarin malam sekitar pukul 02.00, badai George kembali mengamuk. Akibatnya, satu bangunan kandang ayam milik Widodo rusak parah. Selain itu, puluhan rumah warga juga mengalami kerusakan. Terutama bagian genting. "Dalam dua hari ini, angin kencangnya pada tengah malam," terang Widodo kemarin.

Kali ini, angin masih mengamuk di Dusun Ngerang, Desa Sukowidi. Tidak hanya itu, angin juga mengamuk di Dusun Banteran dan Dusun Mategal Desa Tapak. Tercatat 19 rumah warga mengalami rusak di bagian atapnya. Sebagian genting rumah warga berhamburan terbwa angin. "Untungnya, angin tidak disertai hujan deras, hanya gerimis. Jadi tidak terlalu berbahaya," ujarnya.

Tidak hanya itu, angin juga merobohkan ratusan pepohonan warga. Tercatat, 100 pohon cengkih warga di tiga dusun tumbang, 50 pohon maoni, dan ratusan pohon perdu lainnya. Kerugian akibat terjangan angin semalam mencapai Rp 30 juta. "Angin beriupnya masih seperti dua hari yang lalu, yakni dari arah barat dan berputar-putar," katanya.

Kini, warga terus dibayangi rasa waswas akibat angin yang tak kunjung reda. Bahkan, kini angin sering disertai guyuran hujan. Khususnya pada dini hari dan menjelang pagi. Untuk itu, warga mengaku selalu waspada dengan menggelar ronda malam. "Kita menugaskan semua kepala dusun dan dibantu warga untuk terus berjaga-jaga, mengantisipasi semua kemungkinan terjadi," kata Sumarno, Kepala Desa Sukowidi.

Selama tiga hari diterjang angin puting beliung, tercatat tiga rumah warga roboh, 59 rumah rusak, satu kandang ayam rusak, dan ratusan pohon tumbang. Kerugian akibat bencana itu mencapai Rp 150 juta. "Karena rata-rata kerusakannya ringan, maka warga secara swadaya dan gotong royong berusah untuk memperbaiki rumahnya," kata Sumarno.

Sementara, dari pantauan koran ini, angin kencang masih terjadi hampir di seluruh Magetan. Hanya saja, ada beberapa wilayah yang rawan terkena bencana angin puting beliung ini. Yakni, Kecamatan Panekan, Plaosan, Poncol, dan Sukomoro. Pasalnya, dalam dua tahun belakangan, keempat wilayah itulah yang selalu jadi langganan. (dhy)

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://ckm.blogsome.com/2007/03/12/angin-puting-beliung/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Your Ad Here

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Riosoft