Hadi Suwarno Siap Mundur dari PNS
Senin, 12 Feb 2007
Hadi Suwarno Siap Mundur dari PNS
Jika Terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrat
PACITAN - Mundurnya Soedjono sebagai kandiat kuat dalam muscab DPC Partai Demokrat Pacitan, membuat peta politik berubah. Salah satunya ditandai dengan munculnya kandidat baru, Hadi Suwarno, yang disebut-sebut sebagai kandidat arus bawah. "Insya Allah, kalau semua ini merupakan amanat partai, kami akan melakukannya secara total," kata Hadi, kemarin.
Diakui, wacana menjadi kandidat ketua dalam muscab memang sudah lama. Bahkan, dukungan dari beberapa PAC maupun pengurus DPC terus mengalir. Tetapi, lantaran saat itu, Soedjono masih menjadi kandidat, dirinya memilih untuk diam. Mengenai statusnya yang sebagai PNS di lingkup Pemkab Pacitan, dinilai tidak ada masalah. Sebab, nantinya akan mengundurkan diri, dan hanya berkonsentrasi untuk membesarkan partai. "Sesuai PP No.37/2004, PNS tidak boleh masuk partai. Dan saya sudah mempersiapkan segala sesuatu terkait proses administrasinya, termasuk untuk mengundurkan diri," imbuhnya.
Menurut Ketua Komite Nasional Pemuda Demokrat (KNPD) Pacitan yang juga pengusaha ini, ada pertimbangan politis hingga dirinya siap menjadi orang nomor satu di DPC Partai Demokrat Pacitan. Selain adanya dukungan dari beberapa PAC dan pengurus DPC, juga pertimbangan pemilu 2009 nanti, khususnya pilpres.
Mengapa? Pacitan merupakan kampung halaman Presiden SBY. Dan dalam Pilpres 2004 lalu, Presiden SBY mengantongi suara yang sangat signifikan, yakni sekitar 86 persen. Dan jika dalam pilpres nanti SBY maju lagi, tentu bukan tugas yang ringan untuk mempertahankan perolehan suara itu. Sebab, jika sampai perolehan suara turun, apalagi secara drastis, tentu merupakan preseden buruk bagi Demokrat.
Mengenai pasangan (sekretaris) dalam muscab, Hadi menginginkan dari PAC. Selain memberdayakan keberadaan PAC, semua itu juga mencerminkan adanya dukungan arus bawah. Sebab, selama ini, berkembang isu dengan munculnya kandidat pasangan yang merupakan jago dari arus atas. "Mungkin, sekretarisnya Ketua PAC Nawangan (Suprihati Winar Cahyani)," jelas Hadi Suwarno.
Sementara itu, sumber di DPC Partai Demokrat Pacitan, mengungkapkan, sesuai aturan partai, PNS tidak boleh mencalonkan menjadi kandidat. Tetapi, semua tergantung DPD. Sebab, para kandidat yang akan macung nanti akan diverifikasi oleh DPD. Dan hasil verifikasi itu merupakan salah satu persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon. (wit)
/10 rang Google
